Showing posts with label mikrotik. Show all posts
Showing posts with label mikrotik. Show all posts
Wednesday, September 20, 2017
Tutorial Manajemen Bandwitdh Sama Rata Secara Otomatis Dengan Metode PCQ Mikrotik
Tutorial Manajemen Bandwitdh Sama Rata Secara Otomatis Dengan Metode PCQ Mikrotik
PCQ merupakan salah satu cara manajemen bandwitdh yang mudah dimana PCQ bekerja dengan algoritma yang akan membagi rata bandwitdh ke sejumlah client yang aktif, idealnya jika diterapkan dalam manajemen hotspot dalam jumlah client yang banyak, atau jika kita kesulitan dalam membagi bandiwtdh kita ke client.
Misal jika kita mempunyai 1Mbps dibagi 4 Client, jika menggunakan HTB per client akan mendapatkan 256Kbps, tapi jika kita mempunya 20 CLient, gimana cara pembagiannya ? nah metode PCQ ini sangat tepat diterapkan karna jika ada 1 user aktif, dia akan mendapat bandwithd Full 1mbps, jika 2 client aktif dia akan terbagi otomatis menjadi 512Kbps, dan begitu seterusnya bisa anda lihat pada ilustrasi gambar dibawah ini :

## Sesuaikan dengan Kondisi Jaringan anda/interfaceset 0 name=ether1-wanset 2 name=ether3-lan
/ip addressadd address=192.168.1.2/24 interface=ether1-wanadd address=192.168.0.1/24 interface=ether3-lanCopy - Paste di New Terminal- Kita buat mangle nya terlebih dahulu dengan tujuan memberi tanda Mark Connection pada koneksi yang keluar dan masuk ke Gateway Mikrotik ke client
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.0.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=users-conection/ip firewall mangle add connection-mark=users-conection action=mark-packet new-packet-mark=users chain=forwardCopy - Paste di New Terminal- Sekarang buat queue type nya dengan maksud menandai Paket masuk (Download) dan paket yang keluar (upload) sebagaimana yang telah kita tandai pada mangle.
/queue type add name=pcq-download kind=pcq pcq-classifier=dst-address/queue type add name=pcq-upload kind=pcq pcq-classifier=src-addressCopy - Paste di New Terminal- Tahap terakir kita buat queue tree supaya kita bisa menentukan besar bandwitdh yang telah kita tandai packetnya tadi
/queue tree add name=Download parent=ether1-wan max-limit=1Madd parent=Download queue=pcq-download packet-mark=usersadd name=Upload parent=ether3-lan max-limit=1Madd parent=Upload queue=pcq-upload packet-mark=usersCopy - Paste di New Terminal- Sesuaikan juga ether yang ada disini dengan ether kalian, semoga bermanfaat.
- http://mikrotik.co.id
download file now
Sunday, September 10, 2017
Tutorial Setting Mikrotik RB dari Awal Sampai Terkoneksi Dengan Internet Basic Setup Mikrotik
Tutorial Setting Mikrotik RB dari Awal Sampai Terkoneksi Dengan Internet Basic Setup Mikrotik
Saya asumsikan anda sudah mengenal hardware mikrotik dimana nanti kita akan me-reset awal setting default konfigurasi agar mikrotik menjadi nol konfigurasi, langkah yang harus kita lakukan agar mikrotik Rb kita bisa tekoneksi dengan internet adalah sebagai berikut :
Planing Topologi :
Ether1 : Internet // 192.168.10.2/24 => Modem Ip : 192.168.10.1
Ether2 : LAN // 192.168.2.1/24 => Client DHCP : 192.168.2.2-254
- Masuk ke mikrotik RB dengan menu winbox , bisa dengan media Mac Address atau bisa dengan media IP Address Lan Mikrotik RB ( Jika via IP maka tancapkan Lan kita ke mikrotik RB ether-2 , IP defaultnya adalah 192.168.88.1 dan saya asumsikan anda sudah faham mengenai setting Lan di IP di Laptop/PC, karna jika masuk winbox via IP anda wajib setting LAN di laptop/pc anda dan wajib satu subnet dengan Rb Mikrotiknya.lihat gambar dibawah dan jangan lupa di klik Connect :

- Setelah terkoneksi dengan Rb Mikrotik, lanjut dengan remove konfigurasinya agar kita bisa setting manual sesuai keinginan. lihat gambar dibawah !
- Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah memberi identitas, password dan ip address

- Berikan password login, ikuti langkahya dibawah ini :

- Untuk langkah selanjutnya, kita berikan comment terlebih dahulu disetiap Ethernet / Port agar memudahkan kita mengingat ID ether interface, ikuti langkah sbb :
Berikut beberapa ethernet yang sudah diberikan label/comment :
- Kemudian kita akan menghubungkan router ke Internet, sebelumnya pastikan dulu untuk ethernet yang terhubung ke Internet ( Modem ) disini adalah ether1, ikuti langkah berikut :

- Selanjutnya kita akan memasukkan default gatway IP Internet ke menu route, Jika berhasil maka akan terdapa keterangan reachable, ikuti langkah berikut :

- Kemudian buatlah IP Address local, disini topologi di ether2 dengan IP 192.168.2.1/24

- Selanjutnya kita masuk NAT masquerade terlebih dahulu agar IP Private 192.168.2.0/24 di izinkan mengakses Internet menggunakan IP Publik, karena tidak akan mungkin sebuah IP Private di jaringan LAN bisa mengakses Internet tanpa mekanisme NAT, Ikuti langkah sbb :

- Terakhir, kita membuat DHCP Server, yang berfungsi untuk memberikan IP otomatis kepada setiap client sehingga administrator tidak perlu memberikan IP secara manual, ikuti langkahnya dibawah ini :

Selesai Untuk setting awal mikrotik agar terkoneksi dengan internet, dan share local ip dengan dhcp client
Mode CLI
/system identity
set name="Mikroserver"
/interface ethernet
set [ find default-name=ether1 ] name=ether1-Internet
set [ find default-name=ether2 ] name=ether2-LAN
/ip address
add address=192.168.10.2/24 comment="Internet" interface=ether1-Internet
network=192.168.10.0
add address=192.168.2.1/24 comment=Local interface=ether2-LAN network=
192.168.2.0
/ip dhcp-server
add address-pool=dhcp-lan disabled=no interface=ether2-LAN lease-time=1h name=
dhcp
/ip dhcp-server network
add address=192.168.2.0/24 comment="hotspot network" gateway=192.168.2.1
/ip pool
add name=pool-lan ranges=192.168.2.2-192.168.5.254
/ip dns
set allow-remote-requests=yes servers=8.8.8.8,8.8.4.4
/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat
/ip route
add comment="Default Route" distance=1 gateway=192.168.10.1Copy - Paste di New TerminalSource/Reference :
- http://mikrotik.co.id
download file now
Tuesday, August 29, 2017
Tutorial Setting Routing Dinamis OSPF di Mikrotik Server VPN
Tutorial Setting Routing Dinamis OSPF di Mikrotik Server VPN
OSPF (Open Shortest Path First ) adalah sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis. Pada OSPF dikenal sebuah istilah Autonomus System (AS) yaitu sebuah gabungan dari beberapa jaringan yang sifatnya routing dan memiliki kesamaan metode serta policy pengaturan network, yang semuanya dapat dikendalikan oleh network administrator
Gambaran mengenai prinsip kerja dari OSPF :
- Setiap router membuat Link State Packet (LSP)
- Kemudian LSP didistribusikan ke semua neighbour menggunakan Link State Advertisement (LSA) type 1 dan menentukan DR dan BDR dalam 1 Area.
- Masing-masing router menghitung jalur terpendek (Shortest Path) ke semua neighbour berdasarkan cost routing.
- Jika ada perbedaan atau perubahan tabel routing, router akan mengirimkan LSP ke DR dan BDR melalui alamat multicast 224.0.0.6
- LSP akan didistribusikan oleh DR ke router neighbour lain dalam 1 area sehingga semua router neighbour akan melakukan perhitungan ulang jalur terpendek.
- Mengaktifkan OSPF instance

- Konfigurasi OSPF area
- Konfigurasi OSPF network

Backbone dari name area , Network : Segmen IP Lokal untuk Client VPN
Jika sudah selesai step-step diatas, lanjut ke OSPF CLient, buka link di Cara Setting OSPF Client Over VPN
Source/Reference :
- http://mikrotik.co.id
- Syaifuddin JW
BACA JUGA : ARTIKEL TENTANG SETTING MIKROTIK DIBAWAH INI :
1. Tutorial Setting Mikrotik dari Awal/Dasar Sampai Terkoneksi Dengan Internet
2. Tutorial Upgrade RouterOS Mikrotik ke Versi Terbaru
3. Tutorial Setting Hotspot Mikrotik
4. Setting Mikrotik Sebagai Bandwitdh Limiter Jaringan Internet
5. Tutorial Manajemen Bandwitdh Sama Rata Secara Otomatis Dengan Metode PCQ Mikrotik
6. Tutorial Cara Meremote Winbox Mikrotik Dari Luar Jaringan
7. Cara Mengalihkan Pelanggan Hotspot Mikrotik Yang Expired Ke Halaman Isolir
7. Cara Mengalihkan Pelanggan Hotspot Mikrotik Yang Expired Ke Halaman Isolir
8. Cara Menghapus (Delete) Log Mikrotik dari Terminal
9. Tutorial Memisahkan Bandwitdh Lokal (iix) dan Internasional (ix) di Mikrotik
10. Menghubungkan Kantor Pusat dengan Kantor Cabang dengan EOIP Mikrotik [VPN]
ARTIKEL MIKROTIK : KUMPULAN TUTORIAL SETTING MIKROTIK LANJUT
download file now
Tutorial Simple Block Situs Dewasa Dengan Mikrotik
This summary is not available. Please
click here to view the post.
Read more »
Sunday, August 27, 2017
Tutorial Setting Mikrotik dan Proxy Server Squid di Virtual Box
Tutorial Setting Mikrotik dan Proxy Server Squid di Virtual Box
Sebelum kita bahas ke tutorial instalasi, sebelumnya saya asumsikan bahwa anda sudah bisa install dan konfigurasi mikrotik di virtual box, atau pun install ubuntu server di virtual box, supaya memudahkan kita dalam persiapan implementasi, bisa anda baca lagi di artikel bahasan sebelumnya mengenai Cara Install dan Konfigurasi Mikrotik di Virtual Box , untuk peralatan-peralatann yang harus kita siapkan adalah sebagai berikut dibawah :
- Virtual Box
- Mikrotik routerOS.iso
- Ubuntu Server.iso
Jika sudah siap semua peralatan, sekarang kita buat 2 machine di virtual box ( 1 untuk mirotik, dan 1 untuk ubuntu servernya ).

Topologi Jaringan Sederhana

Planing Network Instalasi
Setting network sesuaikan adapternya :
Virtual Mikrotik :
Adapter1 : Bridge ( interface mengarah ke modem/internet )
Adapter2 : Internal network
Adapter3 : host-only adapter
Virtual Squid :
Adapter1 : Internal network
Ilustrasinya seperti gambar dibawah :

Keterangan :

Setting IP masing-masing Machine nya seperti dibawah :



Setting network sesuaikan adapternya :
Virtual Mikrotik :
Adapter1 : Bridge ( interface mengarah ke modem/internet )
Adapter2 : Internal network
Adapter3 : host-only adapter
Virtual Squid :
Adapter1 : Internal network
Ilustrasinya seperti gambar dibawah :

Keterangan :
- PC master adalah PC yang di install Virtual box.
- Pada eth0 di PC master, saya beri tanda X karna eth0(PC) hanya akan menjadi jembatan eth0 (mikrotik) dengan demikan agar PC master dapat mengakses internet melewati eth2 (mikrotik) sebagai Client dari mikrotik walaupun pada eth0 (PC) adalah client dari internet/setara dengan mikrotik

- Hilangkan centang pada TCP/IPv4 pada adapter yang digunakan untuk mengakses inter pada PC master untuk mendapatkan tanda X di eth0(PC) tadi.
Setting IP masing-masing Machine nya seperti dibawah :
PC master
adapter 1 = <kosong>
adapter 2 = 192.168.3.2
virtual mikrotik
adapter 1 = 192.168.1.1
adapter 2 = 192.168.2.1
adapter 3 = 192.168.3.1
virtual squid
adapter 1 = 192.168.2.2
untuk adapter 2 pada PC, adalah adapter virtual yang telah di buat secara default oleh virtualbox agar PC master dapat terkoneksi dengan mesin virtual, lihat gambar untuk lebih jelasnya :

Topologi dengan IP

Dapat disimpulkan bahwa :
# Jaringan 192.168.1.0 adalah jaringan internet
# Jaringan 192.168.2.0 adalah jaringan proxy
# Jaringan 192.168.3.0 adalah jaringan client
Untuk settingan mikrotik saya seperti ini :

Setting client agar dapat redirect ke proxy : tambahkan NAT rules
## Firewall => Nataction : dst-domainsrc address : !192.168.2.2protocol : tcpdst port : 80action : dst-natto adresses : 192.168.2.2to ports : 3128Copy - Paste di New Terminal
- Untuk Konfigurasi Squid, Sesuaikan dengan gambar dibawah ini :



Silahkan dikembangkan lagi materi diatas, karna konfigurasi squid nya masih default, semoga bermanfaat.
Source/Reference :
- http://mikrotik.co.id
- http://mikrotik.co.id
- https://www.facebook.com/groups/Mikrotik.Squid.Indonesia/files/
BACA JUGA : ARTIKEL TENTANG SETTING MIKROTIK DIBAWAH INI :
1. Tutorial Setting Mikrotik dari Awal/Dasar Sampai Terkoneksi Dengan Internet
2. Tutorial Upgrade RouterOS Mikrotik ke Versi Terbaru
3. Tutorial Setting Hotspot Mikrotik
4. Setting Mikrotik Sebagai Bandwitdh Limiter Jaringan Internet
5. Tutorial Manajemen Bandwitdh Sama Rata Secara Otomatis Dengan Metode PCQ Mikrotik
6. Tutorial Cara Meremote Winbox Mikrotik Dari Luar Jaringan
7. Cara Mengalihkan Pelanggan Hotspot Mikrotik Yang Expired Ke Halaman Isolir
7. Cara Mengalihkan Pelanggan Hotspot Mikrotik Yang Expired Ke Halaman Isolir
8. Cara Menghapus (Delete) Log Mikrotik dari Terminal
9. Tutorial Memisahkan Bandwitdh Lokal (iix) dan Internasional (ix) di Mikrotik
10. Menghubungkan Kantor Pusat dengan Kantor Cabang dengan EOIP Mikrotik [VPN]
ARTIKEL MIKROTIK : KUMPULAN TUTORIAL SETTING MIKROTIK LANJUT
download file now
Saturday, August 26, 2017
Tutorial Upgrade RouterOS Mikrotik ke Versi Terbaru
Tutorial Upgrade RouterOS Mikrotik ke Versi Terbaru
Upgrade versi RouterOS Mikrotik ke versi terbaru merupakan hal yang penting bagi pengguna Mikrotik. Dengan meng-upgrade versi RouterOS maka Mikrotik akan mendapatkan fitur-fitur baru yang lebih lengkap dari versi sebelumnya. Misalnya bagi Mikrotik dengan versi RouterOS 5.2 dan belum terinstall user manager maka harus upgrade ke versi terbaru (misal 5.24) dulu biar bisa Install paket user manager dari halaman download Mikrotik.
Sebagai bahan implementasi kali ini kita akan meng-upgrade RouterOS RB751U-2HnD dari RouterOS 5.2 ke RouterOS 5.24 , Sebetulnya banyak versi-versi terbaru RouterOS Mikrotik, seperti v. 6.33.5 tapi berhubung yang tersedia bahannya saat ini itu, Okelah kita langsung implementasi saja.
Langsung saja ikuti langkah-langkah sebagai berikut :
- Download filenya di https://mikrotik.com//download
- Pilih tipe RouterOS yang sesuai dengan RouterBoard anda. Misalnya buat RB751U-2HnD jadi pake yang mipsbe RB700 Series.
- Download file upgrade package untuk versi RouterOS nya seperti gambar berikut ini

- Buka folder Download kita lalu, klik kanan file .npk nya dan Copy / Drag&Drop ke File di menu mikrotik, lihat gambar dibawah :

- Jika proses upload selesai reboot Mikrotik nya, System-->Reboot. Maka paket update akan terinstall secara otomatis saat Mikrotik booting.
- Lihat Hasil Upgrade RouterOS Mikrotik kita di System-->Resources , untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini :

Silahkan lakukan Upgrade untuk memperbarui fitur RouterOS Mikrotik anda, karna di versi-versi terbaru lebih lengkap , Contoh IP Cloud di versi 6.xx , untuk mengetahui apa itu IP Cloud, silahkan baca juga mengenai Tutorial Setting IP CLOUD Untuk Remote Mikrotik dari Luar Jaringan
Source/Reference :
- http://mikrotik.co.id
- blog mikrotikindo
Source/Reference :
- http://mikrotik.co.id
- blog mikrotikindo
download file now
Tutorial Belajar Mikrotik Firewall dan NAT
Tutorial Belajar Mikrotik Firewall dan NAT
Firewall adalah perangkat yang berfungsi untuk memeriksa dan menentukan paket data yang dapat keluar atau masuk dari sebuah jaringan. Dengan kemampuan tersebut maka firewall berperan dalam melindungi jaringan dari serangan yang berasal dari jaringan luar (outside network). Firewall mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi keamanan yang digunakan untuk mengelola aliran data ke, dari dan melalui router. Sebagai contoh, firewall difungsikan untuk melindungi jaringan lokal (LAN) dari kemungkinan serangan yang datang dari Internet. Selain untuk melindungi jaringan, firewall juga difungsikan untuk melindungi komputer user atau host (host firewall).
- Filter Rule : digunakan untuk melakukan kebijakan boleh atau tidaknya sebuah trafik ada dalam jaringan, identik dengan accept atau drop. Pada menu Firewall ? Filter Rules terdapat 3 macam chain yang tersedia. Chain tersebut antara lain adalah Forward, Input, Output. Adapun fungsi dari masing-masing chain tersebut adalah sebagai berikut:
Pada RouterOS MikroTik terdapat sebuah fitur yang disebut dengan Firewall. Fitur ini biasanya banyak digunakan untuk melakukan filtering akses (Filter Rule), Forwarding (NAT), dan juga untuk menandai koneksi maupun paket dari trafik data yang melewati router (Mangle). Supaya fungsi dari fitur firewall ini dapat berjalan dengan baik, kita harus menambahkan rule-rule yang sesuai. Terdapat sebuah parameter utama pada rule di fitur firewall ini yaitu Chain. Parameter ini memiliki kegunaan untuk menetukan jenis trafik yang akan di-manage pada fitur firewall dan setiap fungsi pada firewall seperti Filter Rule, NAT, Mangle memiliki opsi chain yang berbeda.
Sekarang kita bahas satu-satu apa itu fitur yang telah kita bahas diatas :
Forward :Digunakan untuk memproses trafik paket data yang hanya melewati router. Misalnya trafik dari jaringan public ke local atau sebaliknya dari jaringan local ke public, contoh kasus seperti pada saat kita melakukan browsing. Trafik laptop browsing ke internet dapat dimanage oleh firewall dengan menggunakan chain forward.
Input :Digunakan untuk memproses trafik paket data yang masuk ke dalam router melalui interface yang ada di router dan memiliki tujuan IP Address berupa ip yang terdapat pada router. Jenis trafik ini bisa berasal dari jaringan public maupun dari jaringan lokal dengan tujuan router itu sendiri. Contoh: Mengakses router menggunakan winbox, webfig, telnet baik dari Public maupun Local.
Output :Digunakan untuk memproses trafik paket data yang keluar dari router. Dengan kata lain merupakan kebalikan dari Input. Jadi trafik yang berasal dari dalam router itu sendiri dengan tujuan jaringan Public maupun jaringan Local.Misal dari new terminal winbox, kita ping ke ip google. Maka trafik ini bisa ditangkap dichain output.
Contoh Penerapan Firewall Filter Rule :

NAT (Network Address Translation)
NAT adalah pengalihan suatu alamat IP ke alamat yang lain. Apabila suatu paket dialihkan dengan NAT pada suatu link, maka pada saat ada paket kembali dari tujuan maka link ini akan mengingat darimana asal dari paket itu, sehingga komunikasi akan berjalan seperti biasa.Pada menu Firewall ? NAT terdapat 2 macam opsi chain yang tersedia, yaitu dst-nat dan src-nat. Dan fungsi dari NAT sendiri adalah untuk melakukan pengubahan Source Address maupun Destination Address. Kemudian fungsi dari masing-masing chain tersebut adalah sebagai berikut:
dstnat :
Memiliki fungsi untuk mengubah destination address pada sebuah paket data. Biasa digunakan untuk membuat host dalam jaringan lokal dapat diakses dari luar jaringan (internet) dengan cara NAT akan mengganti alamat IP tujuan paket dengan alamat IP lokal. Jadi kesimpulan fungsi dari chain ini adalah untuk mengubah/mengganti IP Address tujuan pada sebuah paket data.
srcnat :
Memiliki fungsi untuk mengubah source address dari sebuah paket data. Sebagai contoh kasus fungsi dari chain ini banyak digunakan ketika kita melakukan akses website dari jaringan LAN. Secara aturan untuk IP Address local tidak diperbolehkan untuk masuk ke jaringan WAN, maka diperlukan konfigurasi srcnat ini. Sehingga IP Address lokal akan disembunyikan dan diganti dengan IP Address public yang terpasang pada router.
MANGLE
Pada menu Firewall ? Mangle terdapat 4 macam pilihan untuk chain, yaitu Forward, Input, Output, Prerouting, dan Postrouting. Mangle sendiri memiliki fungsi untuk menandai sebuah koneksi atau paket data, yang melewati route, masuk ke router, ataupun yang keluar dari router. Pada implementasinya Mangle sering dikombinasikan dengan fitur lain sepertiManagement Bandwith, Routing policy, dll. Adapun fungsi dari masing-masing chain yang ada pada mangle adalah sebagai berikut:
Forward, Input, Output :
Untuk penjelasan mengenai Forward, Input, dan Output sebenarnya tidak jauh berbeda dengan apa yang telah diuraikan pada Filter rules diatas. Namun pada Mangle, semua jenis trafik paket data forward, input, dan output bisa ditandai berdasarkan koneksi atau paket atau paket data.
Prerouting :
Merupakan sebuah koneksi yang akan masuk kedalam router dan melewati router. Berbeda dengan input yang mana hanya akan menangkap trafik yang masuk ke router. Trafik yang melewat router dan trafik yang masuk kedalam router dapat ditangkap di chain prerouting.
Postrouting :
Kebalikan dari prerouting, postrouting merupakan koneksi yang akan keluar dari router, baik untuk trafik yang melewati router ataupun yang keluar dari router.
Contoh Penerapan NAT dan Mangle :


CUSTOM PADA CHAIN (JUMP)
Nah, selain jenis chain yang telah diuraikan diatas, sebenarnya ada jenis chain yang lain dimana kita bisa menambahkan atau menentukan sendiri nama dari chain tersebut selain dari forward, input, output dll. Nama chain tersebut dapat kita tentukan sendiri, namun pada prinsipnya tetap mnegacu pada chain utama yang tersedia di Firewall. Biasanya custom chain digunakan untuk menghemat resource router dan mempermudah admin jaringan dalam membaca rule firewall. By default router akan membaca rule firewall secara berurutan sesuai nomor urut rule firewall. Namun dengan fitur jump ini, admin jaringan dapat menentukan pembacaan rule firewall yang lebih efisien. Untuk membuat custom chain tersebut kita memerlukan sebuah Action yaitu Jump. Jump sendiri berfungsi untuk melompat ke chain lain yang telah didefiniskan pada paramater jump-target. Sehingga kita bisa menempatkan rule dari custom chain yang telah kita buat pada urutan paling bawah. Ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam pengelolaan rule-rule firewall, terlebih lagi jika kita memeiliki rule-rule yang banyak. Adapun langkah-langkah pembuatan Custom Chain adalah sebagai berikut. Pada contoh kasus kali ini kita akan membuat sebuah rule yang mana akan membuat icmp trafik yang mengontrol dan menstabilkan ping koneksi ke jaringan. Untuk itu agar lebih mudah dalam pengelolaan kita akan membuat sebuah chain baru yang bernama �Jump for icmp forward flow� dengan jenis trafik �Forward�.Pertama, pilih menu Firewall ? Filter Rules. Kemudian isikan parameter sesuai dengan tampilan gambar dibawah ini.


HASILNYA :

Untuk lebih lengkapnya pelajari rule dibawah ini :
Mode CLI
/ip firewall filteradd action=jump chain=forward comment="Jump for icmp forward flow" jump-target=icmp protocol=icmpadd chain=icmp icmp-options=0:0 protocol=icmpadd chain=icmp icmp-options=11:0 protocol=icmpadd chain=icmp icmp-options=3:0-1 protocol=icmpadd chain=icmp icmp-options=3:4 protocol=icmpadd action=drop chain=icmp disabled=yes protocol=icmpadd action=jump chain=output jump-target=icmp protocol=icmpCopy - Paste di New TerminalSource / Reference :
- http://www.mikrotik.co.id/
- http://www.nurulfikri.com/
BACA JUGA : ARTIKEL TENTANG SETTING MIKROTIK DIBAWAH INI :
1. Tutorial Setting Mikrotik dari Awal/Dasar Sampai Terkoneksi Dengan Internet
2. Tutorial Upgrade RouterOS Mikrotik ke Versi Terbaru
3. Tutorial Setting Hotspot Mikrotik
4. Setting Mikrotik Sebagai Bandwitdh Limiter Jaringan Internet
5. Tutorial Manajemen Bandwitdh Sama Rata Secara Otomatis Dengan Metode PCQ Mikrotik
6. Tutorial Cara Meremote Winbox Mikrotik Dari Luar Jaringan
7. Cara Mengalihkan Pelanggan Hotspot Mikrotik Yang Expired Ke Halaman Isolir
7. Cara Mengalihkan Pelanggan Hotspot Mikrotik Yang Expired Ke Halaman Isolir
8. Cara Menghapus (Delete) Log Mikrotik dari Terminal
9. Tutorial Memisahkan Bandwitdh Lokal (iix) dan Internasional (ix) di Mikrotik
10. Menghubungkan Kantor Pusat dengan Kantor Cabang dengan EOIP Mikrotik [VPN]
ARTIKEL MIKROTIK : KUMPULAN TUTORIAL SETTING MIKROTIK LANJUT
download file now
Tuesday, August 22, 2017
Tutorial Install dan Konfigurasi Mikrotik di Virtual Box Mikroserver
Tutorial Install dan Konfigurasi Mikrotik di Virtual Box Mikroserver
Virtual Box adalah software gratis milik oracle yang fungsi utamanya adalah mem-virtualisasikan sebuah atau banyak sistem operasi (OS) didalam sistem operasi utama kita. dengan sifatnya yang virtual bearti virtual box dapat digunakan sebagai media untuk mengeksplore berbagai macam software baik itu sistem operasi, software-software tertentu dengan platform tertentu, juga bisa dilaksanakan untuk simulasi jaringan tanpa device-device network fisik yang akan menekan biaya eksperimen.
Sebuah jaringan komputer tidak akan lepas dari interface yang menjadi media komunikasi antar jaringan device/host, virtual box mengakomodasi hal itu dengan menyediakan fasilitas setting interface/adapter jaringan. ada beberapa tipe adapter jaringan, tipe tipe tersebut adalah sebagai berikut :
- Nat : tipe ini akan menyebabkan host virtual dapat melakukan ping ke host nyata dan tidak sebaliknya bridge.
- Bridge : tipe ini menyebabkan semua host baik host virtual maupun host nyata akan bisa saling ping
- Internal Network : tipe ini akan menyebabkan hanya host-host dilingkungan virtual yang bisa saling berkomunikasi (Ping).
- Download Virtual Box terbaru DISINI
- Download ROuter Mikrotik terbaru DISINI (Pilih yang file . Iso)
- Setelah selesai download file-filenya lakukan proses-proses seperti dibawah ini :
- Tentukan nama, pilih operating system dan version

- Tentukan memori yang ingin digunakan, disini saya pilih default saja atau bisa juga pilih 512 / 1024

- Pilih Create New Harddisk untuk membuat baru, tapi jika sudah ada file VDI nya jangan pilih Create lagi tapi pilih Use OK ?

- Selanjutnya kita setting networknya, karena saya ingin memakai 2 ethernet, maka disini saya di eth1 menggunakan bridge adapter, Kenapa tidak Nat Saja ? Karna kita ingin membuat IP sendiri sesuai kemauan kita di virtual box nantinya.

- Ethernet 2 kita setting sebagai internal network, agar IP yang kita gunakan nanti tidak mudah konfilk dengan komputer lain yang berada di satu jaringan dengan kita.

- Sekarang di storage kita setting untuk menambahkan ISO dengan memilih gambar "CD" dipaling kanan atas, setelah itu kita pilih dimana tempat kita menaruh ISO mikrotik tersebut.

- Lalu install dan konfigurasi mikrotiknya

- Kita Start dan jalankan mikrotik virtualnya dan masuk menu mikrotik

- Berikutnya tekan tombol huruf "a" di keyboard untuk memilih semua fitur menu yang ingin kita jalankan

- Lalu tekan "i" untuk menginstall mikrotiknya

- Jika sudah tekan Enter untuk me-reboot

- Kemudian akan tampil lagi seperti tampilan utama waktu mau install mikrotik, lalu pilih Devices dan hilangkan tanda centangnya pada Iso mikrotik yang telah tadi kita tambahkan, seperti gambar dibawah

- Sampai disini kita sudah selesai install mikrotiknya lalu beranjak ke konfigurasi, ketikkan rule konfigurasi dibawah ini untuk dapat mengkonekkan jaringan dengan internet.
Mode CLI
## Ubah name interface ether
[admin@Mikroserver] > interface set ether1 name=publik
[admin@Mikroserver] > interface set ether2 name=lokal
## Set IP Address Interface
[admin@Mikroserver] > /ip address
[admin@Mikroserver] > /ip address] > add address=192.168.1.10/24 interface=publik
[admin@Mikroserver] > /ip address > add address=192.168.20.1/24 interface=lokal
## Tambahkan Default Gateway
[admin@Mikroserver] > ip route add gateway=192.168.1.1
## Tambahkan DNS
[admin@Mikroserver] > ip dns set primary-dns=8.8.8.8
[admin@Mikroserver] > ip dns set secondary-dns=8.8.4.4
## Buat NAT
[admin@Mikroserver]> ip firewall nat chain=srcnat action=masquerade src-address=192.168.20.0/24 out-interface=publikCopy - Paste di Terminal
Source/Reference :
- http://mikrotik.co.id
- https://www.virtualbox.org/wiki/
BACA JUGA : ARTIKEL TENTANG SETTING MIKROTIK DIBAWAH INI :
1. Tutorial Setting Mikrotik dari Awal/Dasar Sampai Terkoneksi Dengan Internet
2. Tutorial Upgrade RouterOS Mikrotik ke Versi Terbaru
3. Tutorial Setting Hotspot Mikrotik
4. Setting Mikrotik Sebagai Bandwitdh Limiter Jaringan Internet
5. Tutorial Manajemen Bandwitdh Sama Rata Secara Otomatis Dengan Metode PCQ Mikrotik
6. Tutorial Cara Meremote Winbox Mikrotik Dari Luar Jaringan
7. Cara Mengalihkan Pelanggan Hotspot Mikrotik Yang Expired Ke Halaman Isolir
7. Cara Mengalihkan Pelanggan Hotspot Mikrotik Yang Expired Ke Halaman Isolir
8. Cara Menghapus (Delete) Log Mikrotik dari Terminal
9. Tutorial Memisahkan Bandwitdh Lokal (iix) dan Internasional (ix) di Mikrotik
10. Menghubungkan Kantor Pusat dengan Kantor Cabang dengan EOIP Mikrotik [VPN]
ARTIKEL MIKROTIK : KUMPULAN TUTORIAL SETTING MIKROTIK LANJUT
download file now
Labels:
box,
dan,
di,
install,
konfigurasi,
mikroserver,
mikrotik,
tutorial,
virtual
Subscribe to:
Posts (Atom)